Find and Follow Us

Minggu, 17 November 2019 | 09:31 WIB

Road Map Biofuel Berbasis CPO akan Lebih Lengkap

Oleh : Wahid Ma'ruf | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 15:17 WIB
Road Map Biofuel Berbasis CPO akan Lebih Lengkap
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Tangerang - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM, Dadan Kusdiana menjanjikan Peta Jalan Pengembangan Biofuel Berbasis Crude Palm Oil (CPO), tidak akan berisi angka semata, namun sudah dilengkapi dengan pembagian tugas para pemangku kepentingan dan parameter keberhasilan program, termasuk peran litbang.

"Road map ini diharapkan menjadi dokumen penting untuk pemerintah, agar dapat menjadi salah satu referensi di masa mendatang", jelas Dadan di depan peserta FGD terdiri dari stakeholder kementerian/lembaga, BUMN, perwakilan asosiasi, industri biofuel dan penunjang. Penyusunan tersebut diprakarsai Tim teknis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), untuk memenuhi target bauran energi 2020-2045.

Dengan demikian targetnya, dokumen roadmap sudah siap pada akhir November 2019. Adapun supervisi kegiatan ini adalah Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM. Penyusunan road map ini akan menjadi panduan, seberapa besar investasi untuk mencapai target yang ditetapkan, jumlah insentif, jumlah bahan baku, jenis bahan baku hingga cara mencapainya.

Direktur Bioenergi Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna menyampaikan, untuk meningkatkan pasokan CPO sebagai bahan baku biofuel, pemerintah akan mendorong produksi di wilayah timur Indonesia mengingat wilayah barat sudah mulai jenuh. Namun hal ini juga akan dipertimbangkan lebih lanjut, karena akan membutuhkan infrastruktur tambahan dan investasi baru.

"Banyak hal yang perlu disiapkan, baik penyiapan bahan baku maupun teknologinya. Perlu dikembangkan pula teknologi yang dapat menghasilkan FAME dengan karakter mendekati solar," jelas Feby seperti mengutip esdm.go.id.

Melalui FGD, diharapkan akan diperoleh masukan dan perkembangan data serta informasi terkait program roadmap biofuel berbasis CPO, jawaban atas masalah terkait pendanaan, investasi dan keekonomian dari pemangku kepentingan di sektor kelapa sawit.

Hasil FGD tersebut juga diharapkan akan menghimpun potensi dan mencari solusi terhadap tantangan yang dihadapi pemangku kepentingan di industri kelapa sawit dalam pengimplementasian program roadmap biofuel berbasis CPO.

Narasumber pada FGD kali ini adalah Tim Teknis Roadmap Biofuel Berbasis CPO 2019-2045 di antaranya Direktur Bioenergi, Direktur Tanaman Tahunan, Kementerian Pertanian, Kepala Balai Teknologi Bahan Bakar dan Rekayasa Desain, BPPT, SVP Riset Technology Center, PT Pertamina, SVP Corporate Strategic Planning & Business Development - PT Pertamina, BPDPKS, Kemenko Perekonomian, Pusat Penelitian dan Pengembangan, PT PLN, Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia dan Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit.

Komentar

x