Find and Follow Us

Rabu, 13 November 2019 | 13:45 WIB

Inilah Kriteria Menteri ESDM

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 22 Oktober 2019 | 00:03 WIB
Inilah Kriteria Menteri ESDM
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menyusun menteri yang akan membantunya di periode dua nanti. Sejumlah orang sudah dipanggil ke Istana Negara.

Tapi, sosok Menteri ESDM sampai saat ini belum muncul. Padahal pos ESDM terbilang penting. Lalu siapakah sosok yang bisa mengisi atau menggantikan Ignatius Jonan.

Jokowi disarankan memilih menteri di sektor ESDM yang baik bagi investor. Kemudian, menteri yang bisa membuat kebijakan agar pemerintah tidak perlu ikut campur urusan bisnis hulu migas.

"Investor friendly kalau bisa pemerintah tidak ikut campur dengan urusan bisnisnya. Misalnya kalau mau urusan bisnis ya biar B to B saja. Ini menteri yang kita mau biarkan kita bermain sebagai investor pemerintah jangan ikut campur," kata Praktisi Energi, Tumbur Parlindungan dalam diskusi "Menakar Prospek Hulu Migas di Periode dua" Jakarta, Senin (21/10/2019).

Selain itu, menteri baru perlu melakukan kepastian regulasi. Perubahan regulasi mestinya tidak terjadi berulang kali. Hal ini akan membuat investor nyaman.

"Kontrak jangan ditengah tengah langsung berubah. Investasi migas ini kan jangka panjang. Jangan berubah ditengah tengah," ujar Tumbur.

Tumbur menjelaskan kompetisi di sektor migas tak hanya secara global saja tetapi juga dengan negara tetangga. Ini merupakan salah satu tantangan migas kedepan.

"Kompetisi dengan negara lain mereka juga punya migas. kenapa orang banyak invest di Vietnam energinya lebih bagus daripada kita. bukan hanya regulasi energinya nggak sebagus indo vietnam lebih bagus the long term," ujar dia.[jat]

Komentar

x