Find and Follow Us

Jumat, 6 Desember 2019 | 07:35 WIB

Tak Perpanjang Enggar, Jokowi Kesengsem Agus PKB?

Rabu, 23 Oktober 2019 | 02:09 WIB
Tak Perpanjang Enggar, Jokowi Kesengsem Agus PKB?
Politisi PKSB Agus Suparmanto
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk tidak memperpanjang Anggartiasto Lukita sebagai menteri perdagangan di periode kedua. Siapa yang ketiban mujur?

Bisa jadi, politisi PKSB Agus Suparmanto yang beruntung. Anak buah Cak Imin, sapaan akrab Ketum PKB Muhaimin Iskandar itu, dipanggil Jokowi dalam audisi Kabinet Kerja Jilid II di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (22/10/2010). "Arahan Pak Presiden, saya ditugaskan ada kaitan ekonomi. Berkaitan dengan komoditas dalam negeri, luar negeri," ujar Agus.

Agus Suparmanto yang hobi anggar ini, bercerita saat bertemu Presiden Jokowi. Kali ini, Agus lebih banyak menyimak paparan presiden terkait komoditas dalam negeri, luar negeri dan dunia.

Kelihatannya, arah pembicaraan 'nyerempet' masalah perdagangan. Bagaiamana di periode kedua, Jokowi ingin komoditas dalam negeri bisa lebih banyak berbicara. Dengan kata lain, ekspor lebih gencar ketimbang impor. "Kami sepakat ingin memajukan komoditas dalam negeri, sehingga bisa lebih baik. Ini berkaitan dengan ekspor," jelasnya.

Ya, Jokowi benar. Potret besar impor ketimbang ekspor, bisa ditilik dari neraca perdagangan. Di mana, Badan Pusat Perdagangan (BPS) rutin merilisnya tiap bulan.

Misalnya, sepanjang September 2019, BPS mencatat defisit neraca perdagangan sebesar US$0,16 miliar. Padahal bulan sebelumnya (Agustus 2019), surplus US$0,08 milIar.

Masih kata Agus, Jokowi menerangkan secara rinci dampak dari tekornya neraca dagang bisa kemana-mana. Terkhusus melahirkan defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD).

Meski sudah agak terang benderang, Agus emoh buka-bukaan mengenai kementerian apa yang bakal dipimpinnya. "Urusannya jelas dengan ekonomi. Pak presiden yang akan mengumumkannya. Sabar ya," papar Ketum PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) itu.

Rasulullah menyebut pedagang adalah profesi terbaik kedua. Mudah-mudahan, kader PKB ini bisa amanah. Dan, mampu mengangkat derajat produk asli Indonesia melalui perdagangan. Semoga. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x