Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 21:54 WIB

Semester III, Laba Bank Mandiri Tembus Rp20Triliun

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 29 Oktober 2019 | 00:39 WIB
Semester III, Laba Bank Mandiri Tembus Rp20Triliun
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sepanjang semester III-2019, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, mencatatkan laba sebesar Rp20,3 triliun. Naik 11,9% ketimbang pencapaian pada periode yang sama di tahun lalu.

"Pertumbuhan Bank Mandiri saat ini lebih kami utamakan untuk sustainabilitas jangka panjang sehingga pengukuran kinerja tidak hanya diukur pada akhir periode tetapi juga saldo rata-rata," kata Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi dalam jumpa pers laporan keuangan semester III-2019, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Menurut Hery, metode ini, mampu menjadikan pertumbuhan bisnis Bank Mandiri menjadi lebih sustain dan berkualitas sehingga mampu meberikan nilai tambah yang jauh lebih baik bagi pemegang saham.

Kemudian, kata dia, rata-rata kredit konsolidasi juga membaik, yakni 11,5% (year on year/yoy), atau setara Rp806,8 triliun pada September 2019. Pertumbuhan kredit dibarengi dengan perbaikan kualitas. Di mana rasio kredit bermasalah alias Non Performing Loan (NPL) gross, turun 48 basis poin (bps) menjadi hanya 2,53% dibandingkan September 2018. "Perbaikan ini membuat Bank Mandiri dapat menurunkan biaya CKPN sebesar 6,27%," kata dia.

Dia melanjutkan, penyaluran kredit ditopang oleh dua segmen utama yakni korporate dan ritel terutama kredit mikro dan konsumer. Kredit di segmen korporasi mencapai ending balance Rp301,8 triliun, atau tumbuh rata-rata 5,72% (yoy).

Untuk segmen mikro, ending balance penyaluran kredit mencapai Rp116,4 triliun, tumbuh rata-rata 19,4% (yoy). Sementara pada segmen consumer mencapai ending balance Rp88,5 triliun atau tumbuh 4,1% (yoy).

Untuk mengoptimalkan fungsi intermediasi perbankan, Bank Mandiri juga menjaga komposisi kredit produktif seperti kredit investasi dan modal kerja, dalam porsi yang signifikan, yakni 81,49% dari total portofolio. Pada triwulan ini, penyaluran kredit investasi mencapai Rp251,07 triliun dan kredit modal kerja sebesar Rp342,3 triliun.

Sebagai Agent of Development, Bank Mandiri juga turut berkontribusi dalam pembangunan nasional, berupa penyaluran kredit ke sektor infrastruktur yang mencapai Rp198,5 triliun dengan tingkat pertumbuhan mencapai 16,9% (YoY). Kredit tersebut disalurkan kepada berbagai sektor seperti tenaga listrik, transportasi, migas, energi terbarukan, dan lain-lain.

Untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR), sepanjang Januari-September 2019, total KUR yang disalurkan mencapai Rp17,45 triliun, tumbuh 29,7% (yoy), atau mencapai 69% dari target 2019 dengan jumlah penerima sebanyak 222.825 debitur. Dari jumlah tersebut, sebesar 50,25% disalurkan kepada sektor produksi, yakni pertanian, perikanan, industri pengolahan dan jasa produksi. [ipe]




Komentar

Embed Widget
x