Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 13:24 WIB

Faisal Sentil Luhut Perlunya Investasi Berkualitas

Rabu, 30 Oktober 2019 | 12:27 WIB
Faisal Sentil Luhut Perlunya Investasi Berkualitas
Faisal Basri - (Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Belum seminggu menjabat Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan harus menikmati kritikan yang cukup pedas. Menyangkut tugas mendatangkan investasi ke Indonesia.

Adalah Faisal Basri, ekonom senior UI yang dikenal sering melontarkan pemikiran cerdas dan kritik keras. Kata dia, negara yang korup cenderung serampangan dalam menerima investasi dari luar negeri.

"Investasi yang datang adalah begundal-begundal. Yang mafia, yang kolusi, yang kongkalikong, yang enggak transparan, jadi kualitas dari investasi itu bobrok," kata Faisal dikutip dari CNN Indonesia, Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Padahal, investasi yang berkualitas sangat diperlukan. Untuk itu, negara haruslah bisa merealisasikan transparansi perusahaan-perusahaan di negara tersebut.

Selanjutnya, mantan Cagub DKI Jakarta ini menyentil soal Luhut dan investasi China yang deras masuk ke Indonesia. "Itu kan yang diinginkan Luhut, 'kalau China gampang diatur' katanya [Luhut]. Gampang diatur itu enggak pakai aturan. Nah itu, Luhut senangnya seperti itu dan dia sekarang koordinator yang mengurusi investasi juga. Dia cari yang gampang-gampang diatur," ujar Faisal.

Faisal mengingatkan, korupsi dapat ditoleransi untuk mengerek investasi negara dan mempercepat pembangunan infrastruktur, merupakan anggapan yang salah.

Di periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi), terjadi perubahan nomenklatur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menjadi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Jokowi menugaskan Luhut untuk melakukan terobosan dalam rangka poros maritim dunia dan juga menangani hambatan investasi. "Saya kira terobosan-terobosan dalam rangka Indonesia poros maritim dunia, menangani hambatan investasi dan merealisasikan komitmen-komitmen investasi besar berada di tangan beliau [Luhut]," kata Jokowi saat memperkenalkan calon menteri Kabinet Indonesia Baru di Istana Negara, Rabu (23/10/2019). [ipe]

Komentar

x