Find and Follow Us

Rabu, 13 November 2019 | 14:21 WIB

Cara PLN Dorong Pemakaian Kendaraan Listrik

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 31 Oktober 2019 | 15:38 WIB
Cara PLN Dorong Pemakaian Kendaraan Listrik
(inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT PLN (Persero) menjadi sponsor pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 yang diselenggarakan di Grand City Convex, Surabaya, Jawa Timur pada 30 Oktober3 November 2019.

Selain untuk mengenalkan teknologi kendaraan bermotor listrik kepada masyarakat, kehadiran PLN di ajang pameran bertaraf internasional ini bertujuan mendorong Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battey Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

"PLN sebagai agen pemerintah berkewajiban mendorong terlaksananya percepatan program kendaraan bermotor listrik di Tanah Air," kata General Manager (GM) PLN Distribusi Jawa Timur, Bob Saril di Surabaya, Rabu (31/10/2019).

Dia mengatakan, animo masyarakat terhadap kendaraan bertenaga listrik sangat besar karena memberikan banyak kelebihan dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar konvensional.

Kelebihan tersebut antara lain dalam hal penggunaan baterai, dimana biaya operasionalnya lebih hemat. Kendaraan bertenaga listrik relatif aman dikendarai dan pemeliharan (maintenance) nya lebih mudah.

Di samping itu, tidak ada emisi gas buang sehingga kendaraan sangat ramah lingkungan. "Animo masyarakat yang besar ini semestinya pula direspon positif oleh perusahaan pabrikan untuk menyediakan kendaraan listrik secara massal," kata Bob.

Ia menambahkan, penyelenggaraan IIMS 2019 ini menjadi ajang yang tepat untuk mengenalkan teknologi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai kepada masyarakat.

Dukungan PLN untuk mengedukasi mobil bertenaga listrik kepada masyarakat dielaborasikan dengan menampilkan replika Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau charging station pada booth PLN di IIMS Surabaya 2019.

Tujuannya agar masyarakat paham betul, bahwa program pemerintah menggalakkan kendaraan bertenaga listrik secara infrastruktur telah disiapkan.

Secara pasokan listrik, PLN telah siap. Kami sedang siapkan infrastruktur untuk menunjang kendaraan bertenaga listrik. Selain di charging station, pemilik kendaraan listrik sebenarnya juga dapat men-charge di mana saja, termasuk di rumah.

"Jadi tidak harus di SPKLU. Ini juga yang diedukasikan kepada pengunjung yang datang ke booth PLN, sehingga tidak ada lagi kekhawatiran masyarakat yang ingin memiliki kendaraan bertenaga listrik seperti kekhawatiran kelangkaan station pengisian, pasokan listrik yang terbatas, hingga persoalan teknologi yang kurang familiar," katanya.

Saat ini SPKLU yang telah diresmian berlokasi di Tangerang, Bali Selatan, Jakarta, dan Bandung. SPKLU merupakan bagian dari implementasi kelengkapan infrastruktur bagi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, sesuai dengan Peraturan Presiden No.55 tahun 2019.

Jumlah SPKLU secara bertahap akan terus ditambah hingga tersebar merata secara nasional. Dalam kesempatan itu, PLN memamerkan mobil jenis sedan dan motor yang telah mengusung teknologi bertenaga listrik.

"Edukasi ini kami harapkan dapat memberi pemahaman, sekaligus merangsang masyarakat memiliki kendaraan bertenaga listrik. Kalau permintaan pasar terhadap kendaraan bertenaga listrik tinggi, otomatis akan direspon pabrikan dengan memproduksinya secara masif," tutur Bob Saril.[jat]

Komentar

x