Find and Follow Us

Senin, 27 Januari 2020 | 15:44 WIB

Komisi IV dan KLHK Langsung Kunker Lapangan

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 7 November 2019 | 19:33 WIB
Komisi IV dan KLHK Langsung Kunker Lapangan
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), melakukan Rapat Kerja (Raker) perdana dengan Komisi IV DPR RI, Kamis (7/11).

Dalam Raker ini diawali perkenalkan masing-masing pejabat. Begitu pun Menteri LHK Siti Nurbaya yang mengenalkan Wakil Menteri LHK, Alue Dohong dan semua jajaran Eselon 1.

Adapun Raker membahas tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), RPJMN dan RKP 2020.

Pada Raker mengemuka dari anggota Komisi IV DPR, masalah-masalah seperti Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla), Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA), hutan sosial, Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), sampah dan sampah plastik, serta kerusakan lingkungan dan juga kasus-kasus daerah.

Menteri Siti pun menjelaskan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025. Yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur.

Caranya yakni melalui percepatan pembangunan di berbagai bidang dengan menekankan terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai wilayah. Itu didukung oleh SDM berkualitas dan berdaya saing, semuanya pada konteks lingkup kerja KLHK.

Untuk mewujudkan misi mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan, Menteri LHK, Siti mengungkapkan berbagai kebijakan yang mendukung Tata Ruang Terintegrasi dengan kebijakan satu petaMitigasi dan adaptasi Perubahan Iklim melalui Pencegahan Kebakaran hutan, Penanaman kembali lahan-lahan kritis.

Kemudian, pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) berbasis potensi setempat serta ramah terhadap lingkungan, konservasi lahan gambut,
Mengurangi emisi karbon dan meningkatkan transportasi massal ramah lingkungan, pendidikan konservasi lingkungan yang berkelanjutan dengan melibatkan komunitas masyarakat adat, serta
Memperbanyak hutan kota dan ruang terbuka hijau.

KLHK juga akan melanjutkan langkah-langkah Penegakan Hukum dan Rehabilitasi Lingkungan dengan Rehabilitasi hutan dan lahan, konservasi, serta Pengelolaa Daerah Aliran Sungai (DAS); Dan tindakan terhadap perusakan lingkungan; serta rehabilitasi lingkungan dan pemulihan lingkungan yang penuh tantangan.

Atas penyampaian paparan Menteri LHK tersebut, sebanyak 38 Anggota Komisi IV memberikan respons dan catatan kepada Menteri yang isinya meruoakan dukungan dan saran serta dorongan untuk penyelesaian masalah-masalah.

Secara umum Dewan menerima dengan baik penjelasan rencana jangka panjang, jangka menengah dan program prioritas KLHK dan selanjutnya meminta kepada KLHK melaksanakan program kerjanya secara terukur dengan memperhatikan aspek kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat khususnya yang tinggal di dalam dan sekitar hutan. Komisi IV DPR juga meminta kepada KLHK untuk penanganan perusahaan kebun sawit ilegal dalam kawasan hutan di seluruh Indonesia.

Sehari setelah raker dilaksanakan kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI terkait penanggulangan karhutla di Provinsi Riau, Jambi, Sumsel, dan Kalteng.

Menteri Siti menyambut baik langkah-langkah bersama Komisi IV DPR RI untuk peningkatan upaya-upaya pemulihan lingkungan dan penguatan pertumbuhan ekonomi dari industri hulu-hilir kehutanan dan dari cicular economy yang sekaligus memberikan lapangan kerja bagi masyarakat.

"Terimakasih banyak atas catatan kongkrit yang diberikan oleh Komisi IV DPR RI pada Rapat Kerja ini, akan kami tindak lanjuti," ujar Siti.[jat]

Komentar

x