Find and Follow Us

Kamis, 21 November 2019 | 18:26 WIB

Airlangga: Ekonomi Melambat Tetapi Berkualitas Lho

Sabtu, 9 November 2019 | 15:17 WIB
Airlangga: Ekonomi Melambat Tetapi Berkualitas Lho
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut kinerja perekonomian Indonesia, masih berada di lingkaran berkualitas. Meski pada realitasnya mengalami perlambatan di triwulan III 2019.

"Meski terjadi perlambatan, pencapaian ini masih lebih baik dibandingkan beberapa negara peer lainnya di ASEAN di antaranya Malaysia, Thailand, dan Singapura," kata Airlangga dalam pernyataan di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Airlangga mengatakan, perlambatan pada triwulan III-2019, tidak terlalu mempengaruhi kinerja perekonomian nasional yang sepanjang tahun ini mengalami tantangan dari kondisi global.

Ia menambahkan, fenomena tren perlambatan pertumbuhan ekonomi tidak hanya dialami oleh Indonesia, namun sebagian besar negara di dunia. "Kinerja ekonomi Indonesia sepanjang 2019 cukup baik secara fundamental karena banyak negara justru mengalami perlambatan ekonomi yang lebih dalam, misalnya China, Amerika Serikat, dan Uni Eropa," ujarnya.

Menurut dia, salah satu sisi positif dari kinerja perekonomian ini adalah menurunnya tingkat pengangguran terbuka yang berarti pertumbuhan ekonomi telah memberikan kontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja.

"Perekonomian Indonesia masih tetap tumbuh berkualitas dan stabil melalui penciptaan lapangan-lapangan kerja baru, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh sebagian besar masyarakat," kata Ketua Umum Partai Golkar ini.

Untuk mempertahankan momentum ini, mantan Menteri Perindustrian di Kabinet kerja ini ingin memastikan bahwa pemerintah akan memperkuat kondisi domestik agar kegiatan ekonomi dalam negeri tidak rentan terhadap tekanan eksternal.

"Pemerintah berupaya untuk mendorong pertumbuhan melalui debottlenecking perijinan melalui omnibus cipta kerja, penyusunan prioritas investasi dan menyiapkan kartu prakerja agar tenaga kerja lebih terampil untuk mengisi tantangan investasi," ujar Airlangga.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan III-2019 sebesar 5,02%. Melambat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. [tar]

Komentar

Embed Widget
x