Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 16:53 WIB

Kawasan Premium, Labuan Bajo Khusus Orang Kaya?

Jumat, 15 November 2019 | 15:45 WIB
Kawasan Premium, Labuan Bajo Khusus Orang Kaya?
facebook twitter

INILAHCOM, Labuan Bajo - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Nusa Tenggara Timur (NTT), Lidya Kurniawati Christyana mengatakan wilayah Labuan Bajo menjadi destinasi pariwisata super prioritas.

Sehingga Labuan Bajo dan sekitarnya menjadi akan menjadi kawasan pariwisata premium di Indonesia. "Anggaran untuk kawasan ini memang sejak 2015 terus meningkat. Dari 2015 sebesar Rp28,82 triliun hingga tahun 2019 sebesar Rp35,08 triliun," katanya di Labuan Bajo, Jumat (15/11/2019).

Dia menjelaskan, anggaran sebesar Rp35,08 triliun itu tidak hanya difokuskan untuk kawasan Labuan Bajo dan sekitarnya saja, melainkan untuk seluruh wilayah di NTT. Sebab di kawasan NTT banyak potensi-potensi wisatan yang jika dikembangkan akan menjadi deatinasi pariwisata internasional.

Lydia tidak mengelak pernyataan dari Gubernur NTT, Viktor Laiskodat yang menyatakan, kawasan wisata di daerahnya dirancang untuk menjadi destinasi wisata kelas premium yang dikhususnya untuk orang-orang berduit saja.
"Itu kan bahasa marketing pak gubernur saja. Kan pak gubernur bahasanya menohok," imbuhnya.

Lydia mengamini jika di wilayah NTT banyak sekali potensi destinasi wisata yang belum dieksplorasi dengan baik. Jika dikelola dengan baik makan akan menjadi pemasukan negara. "Pak gubernur juga menyebut di NTT itu banyak daerah wisata potensial, jadi memerlukan uang yang banyak," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Nusa Tenggara Timur atau NTT Viktor Laiskodat menyatakan kawasan wisata di daerahnya dirancang untuk menjadi destinasi wisata kelas premium. Oleh karena itu, ia menyebut wisatawan yang tak berduit atau bukan termasuk golongan orang kaya dilarang berwisata di NTT. [ipe]

Komentar

x