Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 20:36 WIB

Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi 2021

Oleh : Wahid Ma'ruf | Sabtu, 16 November 2019 | 08:11 WIB
Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi 2021
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - DPR mengapresiasi perkiraan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang sudah bisa beroperasi di tahun 2021.

Mimpi Indonesia yang menuai pro kontra ini, akan segera terwujud. Saat ini proyek KCJB, tetap berjalan dengan komitmen menggandeng Tiongkok untuk bahu-membahu berkerjasama dengan BUMN Indonesia.

"Pada bulan November 2019 ini, progres pembangunan proyek kereta dengan jarak tempuh 142,3 km ini sudah mencapai 36,01 persen. Pembebasan lahan pun sudah mencapai 99,06 persen," ungkap Anggota Komisi VI DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi VI DPR RI di Bandung, seperti mengutip dpr.go.id.

Ibas berharap adanya sinergi dari pengelola KCJB agar nantinya dapat secara cepat meningkatkan perekonomian masyarakat. Serta mengingatan agar KCJB tidak hanya mengejar kenyamanan dan efisiensi, tetapi juga seberapa besar kereta cepat ini berpeluang meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Saya mengingatkan kepada Pemerintah agar proyek ini selesai tepat waktu, tidak menganggu investasi dan cash flow. Konektifitas antar daerah akan menciptakan iklim bisnis yang baik. Semoga kereta cepat adalah jawaban dari sebagian persoalan ekonomi masyarakat," pesan politisi dapil Jawa Timur VII itu.

Ibas menilai, proyek KCJB sejatinya bukan rencana baru, mega proyek ini telah ada sejak tahun 2008 di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan bergulir hingga saat ini. Meskipun demikian, ia mengapresiasi Pemerintahan saat ini dalam upayanya untuk meneruskan program pemerintahan sebelumnya.

"Kami memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang mengembangkan proyek besar dan bisa membanggakan bangsa kita karena program ini tidak lahir dalam satu hari tapi melalui proses yang panjang," tutur politisi fraksi Partai Demokrat itu.

Lebih lanjut, Ibas menjelaskan bahwa roadmap pembangunan infrastruktur sebenarnya sudah tertuang dalam Perpres RI Nomor 32 Tahun 2011 tentang Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

"Dan saya pikir kita sudah punya road map sejak MP3EI. Pak Jokowi sudah gariskan ini dalam proyek nasional. Komisi VI ingin pastikan proyek ini berhasil 2021 dan segala aturan main dan segala aspek seperti keamanan, lingkungan, kualitas dan sebagainya dapat benar-benar terjaga dalam proyek besar ini," jelas Ibas.

Komentar

x