Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 16:53 WIB

Erick Rombak Deputi BUMN, Ahmad Bambang Ke Mana?

Selasa, 19 November 2019 | 05:09 WIB
Erick Rombak Deputi BUMN, Ahmad Bambang Ke Mana?
Ahmad Bambang
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Belum genap sebulan, Menteri BUMN Erick Thohir merombak pejabat eselon I, termasuk Sekretaris Menteri dan Deputi di Kementerian BUMN.

Dari informasi yang beredar, ada sejumlah nama jajaran deputi kementerian BUMN yang diberi pos baru. Yakni, Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto Putro dikabarkan menjadi Wakil Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero). Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi, Wahyu Kuncoro menjadi Wakil Direktur Utama PT Pegadaian (Persero)).

Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata, Edwin Hidayat Abdullah menjadi Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero). Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Fajar Harry Sampurno menjadi Direktur Utama PT Barata (Persero). Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan, Gatot Trihargo menjadi Wakil Direktur Utama Perum Bulog.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha, Aloysius Kiik Ro menjadi Wakil Direktur Utama PT Danareksa (Persero). Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis, Hambra Samal menjadi Wakil Direktur Utama PT Pelindo II (Persero).

Namun, berdasarkan website kementerian BUMN http://bumn.go.id/halaman/profilpejabat, terdapat satu nama yang tidak katut yakni Ahmad Bambang yang menjabat Deputi bidang Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP).

Kepada media, Ahmad Bambang mengaku telah diberhentikan oleh Rini Sumarno pada minggu ke-3 September 2019, dengan alasan kesehatan. Penyerahan SK Pemberhentian dari Presiden Jokowi, bertanggal 13 Agustus 2019. "Ya, saya sudah diberhentikan secara resmi oleh Bu Menteri pada bulan September kemarin karena alasan kesehatan," jawab Ahmad Bambang.

Sekitar Maret dan April 2019, Ahmad Bambang mengaku sudah mengikuti serangkaian uji kesehatan di RSCM yang dilakukan Tim Dokter Terpadu yang dibentuk Menteri Kesehatan. Langkah ini atas permintaan MenPAN-RB. Hasilnya, Tim Dokter RSCM Kementerian Kesehatan memberikan rekomendasi bahwa Ahmad Bambang lulus uji kesehatan dan psikologi.

"Padahal, saat saya melakukan uji kesehatan di RSCM pada Maret, kesehatan saya baik-baik saja. Tim Dokter mengatakan, saya masih direkomendasikan untuk melanjutkan tanggungjawab sebagai Deputi KSPP. Jadi, saya tidak paham mengapa soal kesehatan menjadi alasannya," kata Ahmad Bambang.

"Ya, anggap saja saya diberikan waktu yang lebih leluasa agar sembuh total," imbuhnya.

Dengan perombakan yang dilakukan saat ini, akankah Ahmad Bambang kembali dipanggil Menteri Erick Thohir untuk kembali menjabat sebagai Deputi BUMN?

Dengan pengalaman yang dimiliki selama ini di BUMN, termasuk perubahan yang telah dilakukan di BUMN yang menjadi tanggung jawabnya, tentunya Ahmad Bambang bisa berkontribusi dalam mendukung kinerja kementerian yang dikomandani Erick Thohir. Sehingga BUMN bisa sesuai harapan Presiden Jokowi, maju pesat dalam sekejab.

Dilantik pada November 2017 sebagai Deputi KSPP, Ahmad Bambang sebelumnya berkarir di PT Pertamina (Persero) sejak sejak 1989. Jabatan terakhirnya dalah Komisaris Pertamina.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menjelaskan, para mantan deputi itu akan ditempatkan di perusahaan pelat merah, sebagai direksi. Namun, tangan kanan pengusaha Hary Tanoesudibya ini, enggan menjelaskan secara detil. Di BUMN mana saja, bakal ditempati para mantan deputi BUMN tersebut. [ipe]

Komentar

x