Find and Follow Us

Selasa, 10 Desember 2019 | 12:41 WIB

Allianz Indonesia Gencar Otomatisasi Digital

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 20 November 2019 | 19:50 WIB
Allianz Indonesia Gencar Otomatisasi Digital
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta Era disrupsi digital mendorong perusahaan untuk beradaptasi dengan kondisi pasar terkini yang dipengaruhi oleh pesatnya pertumbuhan teknologi.

Dampaknya nyata terlihat pada dinamika perilaku konsumen. Khususnya yang berasal dari segmen millenials kelas menengah yang menginginkan pelayanan serba cepat dan dapat dilakukan secara online, kapanpun dan dimanapun mereka berada.

Agar selaras dengan perilaku konsumen masa kini tersebut serta memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah, Allianz Indonesia selalu menggandeng teknologi di dalam setiap aktivitas usahanya, termasuk saat memberikan pelayanan kepada nasabah.

Melihat tren ini, Mike Sutton, Chief Digital Officer Allianz Life Indonesia, mengatakan Allianz Indonesia telah melakukan transformasi digital serta menghadirkan rangkaian inovasi digital untuk bertahan di era disrupsi digital serta menjawab kebutuhan konsumen yang dinamis dan digitally-connected.

"Kami percaya bahwa transformasi digital yang berfokus pada customer centricity dapat memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah. Aspirasi ini didukung oleh penyediaan platform dan integrasi yang berkelanjutan untuk mampu menghadirkan fitur dan fungsi baru yang lebih cepat dan aman bagi nasabah. Dengan transformasi ini, Allianz Indonesia berupaya untuk menjadi mitra yang lebih terpercaya dan inovatif bagi nasabah kami," kata Mike, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Kata dia, sejak peresmian Allianz Innovation Lab pada Oktober 2018 lalu, secara konsisten pihaknya terus menghadirkan rangkaian inovasi produk dan layanan yang berfokus pada customer centricity dengan mengedepankan digital customer experience.

Per September 2019, proses automasi digital yang telah dijalankan selama sepanjang tahun 2019 menunjukan hasil positif. Pengajuan asuransi jiwa secara online melalui jalur distribusi offline kami, yakni agen telah mencapai 88% dan bancassurance yang mencapai lebih dari 60%.

Selain itu, e-policy yang kami terbitkan sudah mencapai lebih dari 40% dari seluruh polis baru yang kami terbitkan, dan komunikasi digital yang kami lakukan ke nasabah (mengirimkan pernyataan transaksi, billing reminder, dll) telah mencapai hingga 87%, dimana hal ini mendukung ambisi kami untuk mengurangi penggunaan kertas.

Di proses klaim, untuk pengajuan klaim asuransi kesehatan secara online, sebanyak 95% klaim berhasil kami bayarkan dalam waktu 2x24 jam sepanjang 2019. "Pencapaian ini mengukuhkan komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang inovatif, cepat dan terpercaya kepada nasabah. Ke depannya, kami akan terus menggandeng teknologi dalam memberikan perlindungan ke lebih banyak masyarakat dengan cara yang semudah dan senyaman mungkin," kata dia. [ipe]


Komentar

Embed Widget
x