Find and Follow Us

Selasa, 10 Desember 2019 | 04:06 WIB

Nasib Bisnis Vape, Terawan Janji Tampung Aspirasi

Jumat, 22 November 2019 | 06:09 WIB
Nasib Bisnis Vape, Terawan Janji Tampung Aspirasi
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto belum mau buka suara terkait polemik produk tembakau alternatif seperti rokok elektrik (vape) dan produk tembakau yang dipanaskan.

"Aku enggak mau komentar itu, karena aku belum mendalaminya dengan baik. Apa yang belum didalami dengan baik, jangan komentari lah," kata Terawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Apalagi, kata dia, tembakau alternatif ini belum ada aturannya. Nah, Terawan hanya bakal mengikuti peraturan perundang-undangannya. "Tidak mau saya terlibat sesuatu di luar peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Di samping itu, Terawan mengatakan sementara ini Kementerian Kesehatan juga tidak sedang melakukan kajian terkait produk tembakau alternatif itu. Meski begitu, Terawan berjanji akan menampung aspirasi masyarakat terhadap masalah tersebut.

"Tidak usah dulu (kajian), kita lihat saja sudah, gelinding semuanya. Nanti kita menampung dari semua lapisan masyarakat, apa yang mereka ini kan. Jangan malah menjustifikasi sesuatu untuk hal yang belum jelas," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Vaper Indonesia (AVI) Johan Sumantri menyatakan keinginan berdialog dengan Menkes Terawan terkait rencana revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Hingga saat ini, para asosiasi rokok elektrik belum diajak berdiskusi bersama untuk menyampaikan pendapatnya. "Sebagai konsumen, kami ingin Bapak Menkes mendengar aspirasi kami agar bisa membuat keputusan yang tepat," kata Johan.

Menurut dia, dengan berdialog langsung, Kemenkes akan memperoleh informasi yang akurat mengenai rokok elektrik dari sisi konsumen. Pasalnya, informasi yang beredar mengenai rokok elektrik saat ini, lebih kepada sisi negatifnya saja. [tar]

Komentar

x