Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 18:29 WIB

Pekan Depan, Ciputra 'Seniman Properti' Dimakamkan

Kamis, 28 November 2019 | 06:01 WIB
Pekan Depan, Ciputra 'Seniman Properti' Dimakamkan
Insinyur (Ir) Ciputra - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kalau tak ada aral, pendiri dan pimpinan Grup Ciputra, Insinyur (Ir) Ciputra akan dikebumikan di pemakaman keluarga, Desa Sukamaju Jonggol, Jawa Barat, Kamis (5/12/2019).

Ciputra tutup usia pada hari Rabu, 27 November 2019 pukul 1:05 waktu Singapura. Sedianya, beliau disemayamkan mulai Jumat (29/11/2019) di Ciputra Artprenuer Ciputra World I, retail podium lantai 11 Jalan Prof Dr Satrio kav 3-5 Kuningan, Jakarta.

Pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah, pada 24 Agustus 1931, Pak Ci ini, kondang sebagai pengembang besar. Dia adalah pendiri tiga grup korporasi yakni Grup Jaya, Grup Metropolitan, dan Grup Ciputra.

Pak Ci tak hanya mendedikasikan hidupnya pada keluarga dan perusahaan saja. Pak Ci juga sangat mencintai dunia seni, terutama seni lukis dan seni patung.

Berangkat dari kecintaan terhadap seni, ia mendirikan Ciputra Artpreneur pada 2014 lalu, sebuah pusat seni yang terdiri dari Theater berkapasitas 1.157 kursi, Gallery yang mengakomodir tamu hingga 2.000 orang, dan Museum yang menampilkan karya Hendra Gunawan sebagai koleksi pribadinya.

Atas kontribusinya, beliau dianugrahi penghargaan diantaranya adalah Maecenas Federasi Teater Indonesia 2016 yang diberikan oleh Federasi Teater Indonesia (FTI) pada 26 Desember 2016 dan Lifetime Achievement on Human Capital yang diberikan oleh Indonesia Human Capital Studi pada 8 September 2016.

Maecenas FTI merupakan penghargaan yang diberikan kepada seluruh elemen masyarakat yang tidak bekerja di lapangan artistik (seni), tapi telah memberikan sumbangan yang sangat signifikan pada dinamika dan perkembangan kesenian (teater khususnya), seni pertunjukan, serta kebudayaan secara umum.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, menilai, properti karya Ciputra sangat khas karena kental dengan nuansa seni. Sehingga memberikan gambaran ekosistem yang lengkap. "Kita kehilangan tokoh yang memiliki pemikiran mengenai bagaimana mereka bisa menciptakan bisnis tapi saat yang sama juga memanusiwikan ciptaannya," katanya.

Indonesia, telah kehilangan tokoh visioner pengusaha properti. Ciputra meninggal dunia pada usia ke-88. Selamat jalan Pak Ci, karya-karyamu memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat Jakarta pada khususnya dan juga Indonesia. [tar]

Komentar

Embed Widget
x