Find and Follow Us

Selasa, 21 Januari 2020 | 04:28 WIB

Program B30. Airlangga Sebut Hemat Devisa Rp112 T

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 28 November 2019 | 18:24 WIB
Program B30. Airlangga Sebut Hemat Devisa Rp112 T
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto - (inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, mandatory biodiesel menggunakan minyak sawit 30% alias B30 yang dimulai 2020, menghemat devisa US$8 miliar. Setara Rp112 triliun kurs Rp14.000/US$.

"Dengan B30 itu kebutuhan kelapa sawit 10 juta bio liter dan penghematan devisa itu sampai 8 billion dolar AS," kata Airlangga di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Airlangga bilang, mandatory pemanfaatan minyak sawit untuk biodiesel, merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi defisit transaksi berjalan. "Dan ini bisa mengurangi defisit neraca dagang," katanya.

Selain pemanfaatan biodiesel untuk B30, cara lain yang ditempuh pemerintah adalah dengan pencampuran ke bahan bakar avtur. Pemerintah menargetkan program biodiesel tersebut bisa diterapkan dalam dua tahun ke depan.

"Ini kita lihat di beberapa kementerian dan deifist neraca perdagangan dan beberapa program itu ada mandatory B20 bahkan B100. Kita targetkan dua tahun 2 persen dan roadmap untuk green avtur dan kebutuhan 1 tahun kita bisa hemat 2 miliar dolar AS," ungkap Ketua Umum Partai Golkar ini. [ipe]


Komentar

x