Find and Follow Us

Sabtu, 14 Desember 2019 | 08:49 WIB

Sengketa Bisnis Agen Kapal

Tak Kunjung Bayar, BEN Siap Pailitkan Tonsco

Selasa, 3 Desember 2019 | 02:09 WIB
Tak Kunjung Bayar, BEN Siap Pailitkan Tonsco
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Bahari Eka Nusantara (BEN), sebuah perusahaan nasional bidang keagenan kapal, merasa dirugikan saat menjalin kerja sama bisnis dengan PT Tonsco International (Tonsco).

Ya, kerugian yang diderita BEN lantaran Tonsco tak segera melunasi pembayaran keagenan kapal senilai Rp2,8 miliar. "Atas kejadian ini, BEN menggugat wanprestasi terhadap Tonsco. Kami sudah daftarkan ke PN Jakarta Selatan dengan nomor perkara 895/Pdt.G/2019/PN.Jkt.Sel," papar Hendra setiawan Boen, selaku kuasa BEN di Jakarta, Senin (2/12/2019).

Dibeberkan Hendra, tungakan ini berawal dari penunjukan Tonsco kepada BEN untuk menjadi agen kapal Tonsco yang bernama SV Surf perdana selama berlabuh di Batam dan Surabaya (Jawa Timur). Kerja sama bisnis ini berdasarkan surat perintah kerja (purchase order) dari surat penunjukan keagenan di Batam dan Surabaya yang dikeluarkan Tonsco. "Ketika pekerjaan sudah selesai, BEN menagih pembayaran. Di sinilah muncul masalah. Tonsco mengelak dan menolak pembayaran," paparnya.

Sebelum mengajukan gugatan wanprestasi, kata dia, BEN mencoba itikad baik dengan melayangkan surat, menghubungi secara lisan, meminta tanggapan hingga mengajak untuk menggelar pertemuan guna membicarakan masalah ini.

Alih-alih masalah kelar, BEN justru harus kembali menelan kekecewaan. Bahkan, surat teguran kepada Tonsco agar segera melunasi pembayaran, tidak pernah digubris. "Tercatat empat surat dilayangkan, tetapi tidak ada respons positif," ungkapnya.

Benar juga. Panggilan dari pihak pengadilan, kepada direktur Tonsco untuk mediasi, juga tidak bisa terealisasi. Menunjukkan memang tidak ada itikad baik dari pihak Tonsco. "Kami akan terus memperjuangkan hak-hak BEN. Termasuk mencadangkan rencana gugatan pailit terhadap Tonsco jika masalah ini tak segera diselesaikan," tegasnya. [ipe]

Komentar

x