Find and Follow Us

Minggu, 26 Januari 2020 | 03:06 WIB

Gaduh Bulog Buang Beras

Kualitas Beras Bisa Turun? Ini Kata Pengusaha

Rabu, 4 Desember 2019 | 16:40 WIB
Kualitas Beras Bisa Turun? Ini Kata Pengusaha
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menerangkan bahwa terjadinya penurunan kualitas beras, adalah sesuatu yang relatif. Atau tidak mutlak diukur.

Ketua Umum Aprindo, Roy Mandey di Jakarta, Rabu, mengatakan hal tersebut terkait rencana perum Bulog membuang 20 ribu ton beras yang bikin gaduh itu. "Sebenarnya penurunan kualitas itu relatif karena Pak Kepala Bulog sendiri sudah menyampaikan bahwa justru beras medium yang dipasarkan nanti ke ritel modern itu sebenarnya beras yang berkualitas," katanya.

Aprindo telah meneken nota kesepahaman dengan Perum Bulog untuk menjadi mitra untuk menjual beras medium Bulog ke ritel modern sejak 12 November lalu.

Roy memastikan, beras medium yang disalurkan ke ritel modern itu merupakan beras berkualitas. "Memang sudah berkualitas layak untuk dikonsumsi. Kalau yang dibilang level rendah dan lain sebagainya sepertinya sudah ada pemisahan yang dilakukan oleh Bulog sendiri," katanya.

Terkait beras Bulog yang turun mutu, Roy mengatakan beras tersebut masih dapat diolah seperti dikatakan oleh Direktur Utama Bulog Budi Waseso untuk dijadikan pakan ternak hingga etanol. "Jadi kami mempercayai dan mengapresiasi usaha maksimal yang dilakukan oleh Bulog. Aprindo juga berupaya untuk menyambut dan menyerap beras-beras medium ini," ujarnya.

Roy mengaku tidak khawatir jika kualitas beras medium yang disalurkan dari Bulog buruk. Ia meyakini kinerja perusahaan BUMN itu sudah berubah dan masalah beras jelek dan berkutu adalah masa lalu.

"Ya itu, saya bilang relatif. Semangat yang dilakukan Kepala Bulog Budi Waseso ini kita ketahui memang Bulog betul-betul ingin merevitalisasi kembali stigma yang lalu itu sekarang sudah berubah dan tentu ini akan jauh lebih baik. Kita harus percaya terhadap apa yang dinyatakan," katanya. [tar]

Komentar

x