Find and Follow Us

Kamis, 23 Januari 2020 | 16:25 WIB

Tukarkan Motor Lamamu, Bawa Pulang Molismu

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 6 Desember 2019 | 17:20 WIB
Tukarkan Motor Lamamu, Bawa Pulang Molismu
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - "Tukarkan Motor Lamamu, Bawa Pulang Molismu" itulah tema yang diangkat PLN dan BRI dalam acara Trade In Electric Motorcycle yang digelar di Kantor PLN Pusat, Jakarta Selatan.

Acara ini diresmikan oleh Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dan Direktur Konsumer BRI Handayani dan dihadiri sejumlah pejabat PLN dan BRI. Turut hadir dalam peresmian tersebut Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI, Hendra Iswahyudi.

Dalam sambutannya Hendra Iswahyudi menyambut baik dan mengapresiasi program trade in Electric Motorcycle.

"Kami mengapresiasi yang sudah dilaksanakan PLN, demi mewujudkan pengelolaan sektor ketenagalistrikan yang mengedepankan efisiensi, ramah lingkungan, aman dan andal sekaligus kompetitif," kata Hendra, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Sementara Plt Dirut PLN, Sripeni Inten Cahyani menyebut, acara ini salah satu bentuk dukungan nyata PLN dalam mendukung Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

PLN siap berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkarya untuk bertumbuhkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

"PLN ingin mengajak masyarakat mulai menggelorakan "Electrifying Lifestyle".untuk itu kami mulai dari lingkungan PLN dulu, marilah kita mulai mempertimbangkan dan menggunakan kendaraan listrik, terlebih saat ini PLN juga terus menambah SPKLU untuk mempermudah para pengguna kendaraan listrik," kata Sripeni.

Sripeni menambahkan PLN telah memiliki lebih dari 7000 Stasiun Pengisian Listrik Umum ( SPLU) yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga menambah penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) disejumlah lokasi strategis di Indonesia.

Seperti Bali, Jakarta, Banten dan Bandung, jumlah ini tentunya akan terus berkembang sejalan dengan kebutuhan akan SPKLU di Indonesia. Hal ini merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem kendaraan listrik, yang akan menjawab keraguan masyarakat Indonesia untuk memiliki kendaraan listrik yang ramah lingkungan.

Saat ini untuk mendapatkan motor listrik lebih mudah karena tersedia berbagai alternatif, mulai dari pembelian tunai atau cash and carry; pembelian kredit dengan melibatkan lembaga pembiayaan dan asuransi; sewa pakai melalui beberapa provider yang menawarkan skema ini sperti Vrent, Migo, HPP; ataupun bagi yang ingin memiliki motor listrik tanpa kehilangan history motor maka skema migrasi mesin ICE ke EV pun dapat menjadi pilihan.

Sesuai dengan tagline acara pada hari ini "Berikan Motor Lamamu, Bawa MoLis Baru!". Bahkan bagi yang berminat untuk memiliki motor listrik tanpa menambah kepemilikan motor, dengan menjual yang lama dan mendapatkan yang baru, skema Trade in tentunya dapat menjadi pilihan yang tidak boleh dilewatkan.

Kini kendaraan listrik tengah menjadi alternatif yang sangat menarik bagi kita semua. Bukan hanya telah memasuki pasar otomotif di Indonesia, namun bahkan disebut-sebut sebagai primadona otomotif dunia karena banyaknya keuntungan yang ditawarkan oleh kendaraan listrik ini.

Bukan hanya ramah lingkungan karena bertenaga listrik sehingga emisinya lebih rendah dibandingkan kendaraan yang berbahan bakar minyak, pemeliharaan kendaraan listrik pun relatif lebih mudah dibandingkan kendaraan konvensional, serta tenaga yang dihasilkan mesin kendaraan listrik pun tidak kalah hebat performanya.

Kita sadari bersama bahwa pertumbuhan listrik dapat mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dari suatu negara. Percepatan program kendaraan bermotor untuk tranportasi jalan ini tentunya juga sangat penting untuk mendukung peningkatan efisiensi dan ketahanan energi; konservasi energi sektor transportasi; terwujudnya energi bersih sehingga tercipta kualitas udara yang bersih, lebih sehat, dan ramah lingkungan; serta mendukung komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca. Kami yakin pergerakan penggunaan kendaraan listrik akan sangat masif karena kendaraan listrik lebih ekonomis, lebih ramah lingkungan dan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa unggul dengan peradaban yang modern.[jat]

Komentar

x