Find and Follow Us

Minggu, 26 Januari 2020 | 04:03 WIB

Proyek Kilang Lamban, Jokowi Kecewa Bos Pertamina

Senin, 16 Desember 2019 | 16:40 WIB
Proyek Kilang Lamban, Jokowi Kecewa Bos Pertamina
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat berharap, target pembangunan kilang minyak di Indonesia, bisa segera terwujud. Demi menurunkan nilai impor BBM maupun produk petrokimia.

Jelas sekali, pernyataan Jokowi ini tamparan bagi direksi PT Pertamina (Persero) saat ini. "Sampai detik ini dari lima (5) yang ingin kita kerjakan, satu pun nggak ada yang berjalan.. Tapi ini saya tungguin betul," kata Presiden Jokowi dalam sambutan acara Peresmian Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional RPJMN 2020-2024 di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Dia mengatakan kilang minyak dapat membangun industri petrokimia di Tanah Air. Ya, mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI ini, benar adanya. Saat ini, nilai impor produk petrokimia mencapai Rp323 triliun. Dan, jumlah impor minyak Indonesia mencapai 700-800 ribu barel per hari.

Jokowi menduga, bertele-telenya pembangunan kilang minyak, dikarenakan ada pihak yang berkeinginan untuk terus mengimpor produk petrokimia maupun BBM. Selanjutnya dia memerintahkan Polri, Kejaksaan Agung dan KPK untuk mengawal penegakan hukum pembangunan industri migas dan petrokimia di Indonesia.

Selain itu, presiden dua periode ini, mengingatkan pemerintah daerah untuk mendukung investasi pembangunan industri petrokimia, atau kilang minyak melalui kemudahan perizinan. [tar]

Komentar

x