Find and Follow Us

Senin, 27 Januari 2020 | 16:45 WIB

Banjir Jabodetabek

Pertamina Bagi Bantuan di Kelurahan Pengadegan

Minggu, 5 Januari 2020 | 15:09 WIB
Pertamina Bagi Bantuan di Kelurahan Pengadegan
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) III, menyerahkan bantuan untuk pemulihan pasca banjir di Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Di kelurahan ini, rumah warga RT 05, 06 dan 07 masih tergenang air meski sudah mulai surut dibandingkan beberapa hari lalu. Beberapa warga mulai kembali ke rumah, untuk membersihkan lumpur dan sampah pasca banjir.

Untuk itu Pertamina menyalurkan bantuan berupa perlatan dan perlengkapan kebersihan pasca banjir kepada warga. Nantinya bantuan akan dipakai untuk membersihkan rumah maupun lingkungan dari lumpur dan sisa sampah yang terbawa banjir.

Bantuan diserahkan oleh Sales Area Manager Retail Jabodetabek Fanda Chrismianto, kepada Lurah Pengadegan Azhari.

Unit Manager Comrel & CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami menyatakan, penyaluran bantuan di Pengadegan dikoordinasikan dengan aparat setempat agar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga.

"Sebelumnya kami telah menyalurkan bantuan LPG Bright Gas 12 Kg sebanyak 10 tabung untuk dapur umum, dan hari ini kami salurkan peralatan kebersihan, karbol, sabun, serta 50 liter Pertamina Dex untuk bahan bakar genset," jelas Dewi.

Dewi menambahkan, 10 tabung gas LPG yg telah dibagikan tersebut, juga akan diisi ulang hari ini. Dalam kesempatan tersebut Azhari mewakili warga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pertamina.

"Alhamdulillah bantuan yang diberikan memang sesuai dengan kebutuhan prioritas warga, dimana Pertamina juga berkoordinasi dulu dengan kami sehingga sangat berguna sekali bagi warga," jelasnya.

Kelurahan Pengadegan hingga kini masih menjadi posko bantuan utama bagi warga. Sebanyak 6 titik pengungsian dibuka untuk menaungi lebih dari 1.400 orang. Titik tersebut antara lain di Gelanggang Olahraga (GOR) Pengadegan, Rusunawa Pengadedan, serta sekolah di sekitar lokasi.

Selain itu, hampir 500 warga sudah kembali ke rumahnya, namun masih menggantungkan kebutuhannya ke bantuan dari posko karena belum dapat beraktivitas maksimal. [ipe]

Komentar

x