Find and Follow Us

Senin, 27 Januari 2020 | 23:40 WIB

BUMN Sebut Investasi Asabri Kurang Bagus

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 13 Januari 2020 | 20:00 WIB
BUMN Sebut Investasi Asabri Kurang Bagus
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengamini PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) bermain investasi yang kurang bagus.

Namun, investasi itu tidak dilakukan Asabri. Perusahaan plat merah tersebut berinvestasi melalui Direktur Utama PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro dan Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat.

"Soal bermain ke investasi seperti itu dari laporan yang kami terima memang ada investasi ke saham yang tidak bagus, yang menyebabkan memang perlu dibenahi," kata Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Nah, saat ini pihaknya tengah mencarikan solusi bagi Asabri agar bisa keluar dari masalah ini. Hanya saja pembenahan di Asabri beda dengan BUMN Jiwasraya.

"Karena kalau Jiwasraya itu memang bisa masuk investor, karena dia kan bisnis, bisa mengeluarkan produk, maka mekanisme bisnis untuk Jiwasraya tidak bisa dilakukan seperti ke Asabri, karena asabri ini adl asuransi sosial, dia kan gak bisa jual produk. Kami lagi mencari solusi untuk ini," kata dia.

Menurut dia, salah satu solusi menyelesaikan masalah ini, pihaknya akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Keuangan.

"Nanti kita laporkan ke pak Mahfud (Menkopolhukam) pak Menhan (Prabowo Subianto) gimana penanggulangan Asabri," kata dia.

Adapun saham-saham milik PT Asabri mengalami penurunan sepanjang 2019. Bahkan, penurunan harga saham di portofolio milik Asabri terjadi sekitar 90 persen.

Misalnya, harga saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang terkoreksi 95,79 persen di 2019 lalu ke level Rp326.

Lalu, saham PT SMR Utama Tbk (SMRU) yang turun sebesar 92,31 persen ke angka Rp50. Di saham tersebut, Asabri memiliki kepemilikan saham sebanyak 6,61 persen.[jat]

Komentar

x