Find and Follow Us

Senin, 27 Januari 2020 | 23:39 WIB

BUMN Buka Peluang Kasus Asabri Dibawa ke Pidana

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 13 Januari 2020 | 20:26 WIB
BUMN Buka Peluang Kasus Asabri Dibawa ke Pidana
Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tak menutup kemungkinan membawa dugaan korupsi di Asabri ke tanah hukum. Ini dilakukan bila dalam perjalanan ditemukan bukti-bukti ada tindak pidana.

Namun, Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga, mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan diskusi mendalam dengan Kementerian Politik Hukum dan Keamanan. Nah, semua itu tergantung keputusan dari Menkopolhukam Mahfud MD.

"Itu kami konsultasikan ke Pak Mahfud (Menkopolhukam). Dia kan pasti cari solusi tuh," kata Arya di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Arya mengatakan, diskusi yang dilakukan dengan Menkopolhukam karena Asabri merupakan Produk asuransinya diperuntukkan untuk seluruh prajurit TNI, anggota Polri, dan PNS di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri.

"Karena menyangkut TNI kita akan konsultasi ke Pak Menhan (Prabowo Subianto) dan Menkopolhukam (Mahfud MD), termasuk upaya penyelesaiannya," kata Arya.

Adapun sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM Mahfud MD mengungkap, ada dugaan korupsi di Asabri. Bahkan nilai kerugian atas dugaan tindak pidana itu mencapai Rp10 triliun.

Hal ini muncul karena saham-saham milik PT Asabri mengalami penurunan sepanjang 2019. Bahkan, penurunan harga saham di portofolio milik Asabri terjadi sekitar 90 persen.

Misalnya, harga saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang terkoreksi 95,79 persen di 2019 lalu ke level Rp326.

Lalu, saham PT SMR Utama Tbk (SMRU) yang turun sebesar 92,31 persen ke angka Rp50. Di saham tersebut, Asabri memiliki kepemilikan saham sebanyak 6,61 persen.[jat]

Komentar

x